Sabtu, 29 Mei 2010

TIPS Perbaikan Komputer “BIOS “











BIOSMasalah BIOS
Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.


Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.

Berikut Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.

Tips Mudah Menjadi Teknisi Komputer

Beberapa tips yang saya dapatkan selama bekerja sebagai teknisi, Anda dihadapkan pada sebuah komputer yang sedang trouble:

1. Nyalakan PC, jika mati:

  • Cek power supply, coba ganti sama yang power baru
  • Gerayangi elco-elco yang ditancapkan disekitar motherboard (apakah melepuh)
  • Hati-hati, lepas perlahan prosessor, dan coba jalankan prosessor di komputer lain
  • Jika masih mati juga berarti motherboardnya ERROR…

2. Komputer bisa booting tapi nggak nyala

  • Pasang speaker internal CPU, coba booting lagi, jika terdengar tit…tit..tit berarti memori mati (coba cek lagi, mungkin pemasangan memori kurang pas, coba ampelas kuningan memori perlahan)
  • Nggak kedengar bunyi, tapi layar monitor blank (Coba lepas VGA Card, gunakan VGA Onboard)


3. Bisa booting nyala, Hardisk FAIL

  • - Coba pasang kembali kabel hardisk, biasanya cuma renggang, jika masih nggak jalan berarti Hardisknya nggak kebaca-RUSAK-(tenang, coba ambil obeng, obeng perlahan baut yang tertutup di bagian bawah segel garansi-terletak ditengah piringan hardisk)).

4. Jalan, tapi tiba-tiba Bluescreen

  • - Windows Rusak, Install Ulang aja
  • Nah, mudah bukan untuk menjadi seorang teknisi komputer, semoga tips sederhna ini bisa membantu…
Sumber : 

Susah Senang Menjadi Seorang Teknisi

Menjadi seorang teknisi ataupun administrator bisa dikatakan gampang-gampang susah yach mungkin itu bisa dirasakan oleh semua teknisi, karena pengalaman setiap orang yang menjadi teknisi pasti berbeda-beda,dan itu juga tergantung dari tempat kerjanya masing-masing maksudnya teknisi di perusahaan, pendidikan dan lain-lain. Seperti aku sekarang menjadi teknisi di lembaga pendidikan dan mungkin perbedaan pengalamannya pasti berbeda dengan seseorang yang menjadi teknisi di suatu perusahaan, tapi untuk aku dulu pernah merasakan bagaimana menjadi seorang teknisi di suatu perusahaan dan susah senangnya pun yang aku rasakan tak seberat sewaktu aku bekerja di perusahaan..
Ada beberapa tips yang perlu dilakukan oleh seorang teknisi ataupun administrator kebetulan aku mengutip sebagian dari artikel yang berjudul “Menjadi Seorang Technical Support” di IlmuKomputer.com diantaranya contoh baiknya :


Peralatan dan Software Kecil Untuk Seorang Teknisi

Peralatan dan Software Kecil Untuk Seorang Teknisi
Ditulis oleh: Dede Kurniadikategori


Postingan sebelumnya tentang contoh baik Menjadi seorang teknisi, nach sekarang aku coba berbagi pengalaman mengenai kebutuhan tools atau Software kecil yang biasa digunakan oleh seorang teknisi atau administrator, maksudnya biar seorang teknisi atau administrator lebih mudah dalam hal pengelolaan dan maintenance sistem dan infrastruktur yang dibuatnya. apalagi klo teknisinya sendirian seperti yang aku rasakan saat ini.


Seperti yang kita ketahui yang namanya teknisi memang bisa dikatakan tanggung jawabnya besar, dan pekerjaannya pun gampang-gampang susah bener gak? (he..he.. tapi itu menurut aku sech ) yang jelas pekerjaannya disamping menangani user juga menangani masalah infrastruktur jaringan, internet, masalah hardware, peng-install-an dan lain-lain, pokonya segala hal yang berhubungan dengan komputer. nach untuk menangan hal semacam ini kita seorang teknisi harus rajin-rajin mencari tools yang dapat mempermudah pekerjaannya, banyak sekali tools gratis dan berbayar di internet, tinggal kitanya aja, lebih enaknya menggunakan yang mana.
Kebetulan selama aku menjadi teknisi di AMIK, diantara banyak tools yang selalu aku gunakan adalah sebagai berikut :
-Software Norton Ghost, Nach norton ghost ini berguna untuk proses backup atau bisa juga untuk kloning sistem operasi, klo aku gunain Norton ghost ini untuk kloning sistem operasi, jadi kita gak perlu install tiap komputer,misal jika komputernya spesifikasi hardware semua sama, kita cukup install satu komputer beserta program aplikasi dan drivernya untuk dijadikan master dan selanjutnya kita gunain Ghost, dan bisa juga kita buat image master sistem operasi tersebut untuk cadangan di kemudian hari kemudian simpan di DVD. Cara lain juga ada dengan menggunakan perintah XCopy di windows, tapi klo aku sarankan pake ghost aja,
-Tools Untuk Kebutuhan Remote biasanya aku selalu menggunakan Real VNC, Netop Server, NetOp School, Project Hwo Is, Hamachi, dan lain-lain, Seperti Real VNC dan NetOp Server, selalu aku gunakan dalam hal remote desktop nach ini sangat memudahkan kita, salah satunya dalam hal peng-install-an, karena kita tidak perlu mondar-mandir ke setiap komputer cukup dengan VNC ini kita dapat meremote komputer desktop lewat jaringan di komputer kita sendiri, Netop School, nach klo software ini aku gunain untuk para dosen agar memudahkan dalam hal penyampaian materi, Project hwo is, klo tools ini berguna untul filter IP Address, kemudian Hamachi, nach klo tool ini untuk memperoleh virtual IP, jika kita ingin meremote desktop komputer yang ada dikantor agar dapat dikendalikan di komputer rumah kita melalui jaringan internet, tools ini kebetulan banyak gratis lagi dan ini memang sangat membantu aku karena server yang ada ditempat kerja selalu On Time 24 jam, dan klo aku gak masuk kerja aku bisa mengendalikannya di rumah.
- Tools Untuk Administrator Web, Mail, dan Server Hosting, biasanya aku selalu menggunakan Putty, Windows Comannder, untuk akses ftp dan ssh, sedngkan MySQL Front aku gunain untuk pengelolaan dan manipulasi database MySQL yang ada di server hosting. Sedangkan klo untuk pengelolaan e-mail Client aku selalu menggunakan Mozilla Thunderbird di Linux atau Outlook di Windows, atau bisa menggunakan Lotus Notes , biar user tidak perlu mengakses webmail, disamping itu akan menghemat biaya bandwith dan proses pengecekan e-mail pun terjadwal.
- Software anti virus, nach ini seorang teknisi harus memperhatikan namanya sofware anti virus, klo aku menggunakan Norman (kebetulan aku dulu bawa sewaktu kerja Di Jakarta Berlisensi he…he…), baik untuk server atau client, dan proses updatenya pun cukup dilakukan dikomputer server dan update client otomatis ke server, tapi klo khusus yang client kadang aku gunain yang gratisan seperti AVG ini juga cukup ampuh menangani virus.
Sedangkan klo peralatannya ini musti ada dan harus jika kita menjadi Seorang Teknisi Diantaranya.
-Crimping Tools, Cable Tester, nach ini untuk pekerjaan cabling atau instalasi kabel jaringan.
-Peralatan elektronika seperti avometer, solder, timah, Obeng, Tang dan lain-lain, nach ini berguna jika ada hardware yang rusak, dan bisa kita tangani sendiri contohnya monitor rusak, klo aku biasanya benerin sendiri beda klo teknisi di perusahaan biasanya langsung ganti baru….(Maybe )
-Selalu menyediakan Suku Cadang, teknisi juga harus mempunyai suku cadang seperti kabel UTP, Lan Card, VGA, Memori, Hardisk, Switch/Hub, Monitor, Print dan lain-lain, ini perlu sekali jika suatu hari ada salah satu hardware yang rusak kita punya cadangan, dan ini perlu dianggarkan demi kelancaran lalu lintas seorang teknisi .
Nach uraian tersebut diatas diantaranya yang selalu aku gunakan mungkin setiap teknisi berbeda itu tergantung dari kebutuhannya dan pengalamannya masing-masing. Mudah-mudahan bermanfaat Bro …

Ditulis oleh: Dede Kurniadi